ST12: Melepas Sekat Bermusik Lewat ”Pangeran Cinta”

Sabtu, 29 Mei 2010 komentar

Charlie, Pepeng dan Pepep terus menunjukkan konsistensi dan eksistensinya dalam menghasilkan karya hits bagi musik Indonesia. Kini mereka melaju kencang merilis album keempat yang bertajuk ”Pangeran Cinta” di bawah naungan Trinity Optima Production. Mereka pun berdandan bak pangeran di press conference launcing album tersebut, 20 Mei 2010 di Hard Rock Cafe, EX, Jakarta.

Yang berbeda dari album “Pangeran Cinta” dibandingkan dengan album mereka sebelumnya adalah tampilan cita rasa musik yang beragam. Mereka tampil total melepas sekat dalam bermusik dengan mengisi 12 lagu di dalamnya. Dengan cerdas ST12 menggagas musik hibrida, yaitu membaurkan berbagai karakter musik tanpa kesan memaksa. Ini bukanlah pekerjaan yang mudah! Bagi Charlie, ia memang menyukai jenis musik apa pun dan musik tidak perlu dikotak-kotakan lagi karena musik diciptakan agar bisa dinikmati oleh siapa saja.

Judul ”Pangeran Cinta” yang diusung dalam album ini diambil karena selain diambil dari salah satu judul dalam album, judul tersebut juga terinspirasi dari figur seorang pangeran yang kerap yang kerap diidolakan dan menjadi panutan bagi rakyatnya. Inspirasi ini diharapkan menjadi sebuah wujud doa bagi perjalanan karir ST12. Dalam cover album juga terdapat foto barisan orang yang saling berpegangan tangan. Foto ini sebenarnya memiliki filosofi tersendiri berupa ajakan moral, di mana kita harus saling menolong dengan sesama yang membutuhkan. Gimmick spesial lainnya, ST12 menyisipkan merchandise berupa emblem eksklusif ”Pangeran Cinta” pada 50.000 edisi pertama yang bertanda khusus. Emblem ini dipersembahkan khusus untuk para ST Setia yang membeli album original ST12.

Sebagai perkenalan, ditampilkan video klip ”Aku Padamu” sebagai single pertama mereka. ”Aku Padamu” menyusupkan growling teknik vokal menggeram dengan suara rendah dan parau yang lekat dengan style grup bergugus metal pada bagian introduksi lagu. Masuknya unsur growl yang dilakukan oleh Man dari grup metal Jasad rasanya tak berlebihan dan konstektual karena growl ini bagai isyarat nurani lelaki yang memiliki hasrat cinta terdalam untuk sang kekasih.

Lagu ini pun didukung oleh harmoni choir ala Queen yang disuarakan Charlie’s Angels, kelompok vokal yang dibentuk dari sebuah reality show, ”Charlie Mencari Angels” di salah satu stasiun televisi swasta. Terdiri dari Citra (Bandung), Ayu (Yogyakarta) dan There (Surabaya). Kualitas vokal Charlie pun menunjukkan pergeseran yang patut dicatat terutama kelenturan yang harus disesuaikan dengan tematik lagu. Kadang ia bersenandung dengan nada buram. Bahkan menggeram seperti tengah ingin melepaskan kungkungan yang mencengkram.

Soal proses promosi album dan single, ST12 dan Trinity Optima Production sejauh ini telah melibatkan provider telekomunikasi, restoran franchise dan mie instan di mana Charlie dan kawan-kawan membintangi iklan produk tersebut di televisi

Album ini bisa dikatakan termasuk cepat dalam penggarapannya. Materi lagu dalam album ini sebagian besar ditulis oleh Charlie ketika ST12 tengah melakukan tur konser. ST12 memang ingin membuktikan kemampuan musikalitas mereka yang kerap dipandang sebelah mata.

Track list:
1. Terlalu
2. Setiaku
3. Aku Padamu
4. Dunia Pasti Berputar
5. Pengeran Cinta
6. Masa Kecil
7. Lady Sky
8. Aku Terjatuh
9. Anugerah Cinta
10. I Love You
11. Sayedina
12. Sebuah Kenyataan

komentar

Posting Komentar